Analisis Penggunaan Tenaga Kerja Dengan Metode Resource Levelling Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Penunjang, Rawat Jalan, dan Bisnis Center Gedung A RSUD Kabupaten Karanganyar
Analisis Penggunaan Tenaga Kerja Dengan Metode Resource Levelling Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Penunjang, Rawat Jalan, dan Bisnis Center Gedung A RSUD Kabupaten Karanganyar
Keywords:
Tenaga Kerja,, Resource LevellingAbstract
Alokasi tenaga kerja yang tidak merata akan menimbulkan masalah bagi pelaksanaan
proyek. Terkadang pada penjadwalan proyek alokasi tenaga kerja pada pelaksanaan proyek tidak
merata setiap minggunya. Pada minggu tertentu terjadi penumpukan tenaga kerja, sedangkan pada
minggu-minggu yang lain terlihat sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa penempatan atau alokasi
tenaga kerja pada proyek konstruksi belum dilakukan dengan baik. Hal tersebut akan berpengaruh
terhadap efektifitas tenaga kerja dan efisiensi biaya proyek konstruksi. Salah satu metode untuk
melakukan perataan sumber daya adalah metode Resource Levelling. Resource Levelling adalah
meratakan frekuensi alokasi sumber daya dengan tujuan memastikan jumlah atau jenis sumber daya
dapat diketahui dari awal dan tersedia bila dibutuhkan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang
menggambarkan kondisi proyek dengan analisis data yang ada. Penelitian ini menggunakan bantuan
aplikasi Microsoft Project 2019. Data primer yang digunakan pada penelitian ini adalah data jadwal
rencana pekerjaan, hubungan antar pekerjaan, rencana kerja dan syarat,dan koefisien tenaga kerja
AHSP 2023.
Jadwal rencana didapatkan rata – rata sumber daya manusia pekerja 55,254, tukang 23,557,
kepala tukang 3,587, dan mandor 3,979, sedangkan pada analisis pemerataan sumber daya
manusia(resource levelling) didapatkan rata – rata sumber daya manusia pekerja 53,580, tukang
23,344, kepala tukang 3,580, dan mandor 3,874 orang. Waktu yang dibutuhkan setelah dilakukan
analisis perhitungan pemerataan sumber daya manusia(resource levelling) tidak menunjukan
perubahan durasi proyek yaitu 210 hari.