Metode Optimasi Pola Operasi Kebutuhan Air Irigasi Menggunakan Program Solver (Studi Kasus: Bendungan Sempor, Kebumen, Jawa Tengah)
Metode Optimasi Pola Operasi Kebutuhan Air Irigasi Menggunakan Program Solver (Studi Kasus: Bendungan Sempor, Kebumen, Jawa Tengah)
Keywords:
optimasi, pola operasi waduk, air irigasi,, program solver.Abstract
Bendungan Sempor merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang berfungsi sebagai
penyedia air irigasi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Permasalahan utama yang dihadapi
adalah fluktuasi ketersediaan air waduk yang dipengaruhi oleh curah hujan, sedimentasi, serta
meningkatnya kebutuhan air irigasi, khususnya pada musim kemarau. Kondisi tersebut
menyebabkan distribusi air belum optimal dan berdampak pada penurunan hasil pertanian.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air Waduk Sempor, menghitung kebutuhan
air irigasi, serta menentukan pola operasi waduk yang optimal menggunakan program Solver. Data
yang digunakan meliputi data inflow, outflow, volume tampungan, dan data teknis waduk selama
periode 2017–2021 yang diperoleh dari BBWS Serayu Opak dan PUSDATARU Provinsi Jawa
Tengah. Metode analisis meliputi analisis neraca air dan optimasi pola operasi waduk berbasis
pemrograman linier dengan bantuan Solver pada Microsoft Excel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan volume air Waduk Sempor berfluktuasi setiap
tahun dengan nilai masing-masing sebesar 312,265 juta m³ (2017), 258,506 juta m³ (2018), 199,787
juta m³ (2019), 309,628 juta m³ (2020), dan 273,688 juta m³ (2021). Kebutuhan air irigasi tertinggi
terjadi pada tahun 2021 sebesar 496,77 m³/detik. Hasil optimasi pola operasi waduk menunjukkan
karakteristik pelepasan air yang relatif sama dengan kondisi aktual, sehingga dapat dijadikan acuan
pengelolaan waduk pada tahun-tahun berikutnya.